ESG & Sustainability Advisory

ESG (Environmental, Social, and Governance) telah bertransformasi dari inisiatif voluntary menjadi keharusan strategis. Investor institusi, regulator, konsumen, dan talenta terbaik semakin menilai perusahaan berdasarkan komitmennya terhadap keberlanjutan. ESG & Sustainability Advisory dari INSIGMA membantu perusahaan Anda membangun program ESG yang autentik, terukur, dan selaras dengan target bisnis — bukan sekadar compliance checklist.

Apa Itu ESG & Sustainability Advisory?

ESG & Sustainability Advisory adalah layanan konsultasi strategis yang mencakup seluruh spectrum ESG — dari strategi dan governance, implementasi program, pengumpulan data, pelaporan, hingga assurance oleh pihak ketiga. Kami membantu perusahaan memahami landscape regulasi, mengidentifikasi material issues yang relevan dengan stakeholders, dan membangun roadmap yang menghasilkan business value sekaligus positive impact.

Kami tidak mendekati ESG sebagai isolated CSR project. ESG adalah bagian integral dari strategi bisnis — mengurangi risiko, membuka akses ke green financing, meningkatkan daya tarik talenta, dan memperkuat brand reputation di mata konsumen yang semakin conscious.

Lanskap Regulasi ESG di Indonesia

Indonesia sedang mengalami percepatan regulasi ESG yang signifikan. Memahami dan mematuhi regulasi ini bukan sekadar menghindari sanksi — itu adalah competitive advantage.

  • POJK No. 51/POJK.03/2017 — Penerapan Keuangan Berkelanjutan yang mewajibkan pelaporan ESG bagi perusahaan publik dan lembaga keuangan.
  • SE OJK tentang Pedoman Penyusunan Laporan Keuangan Berkelanjutan — Kerangka pelaporan keberlanjutan dengan referensi GRI Standards.
  • Roadmap Sustainable Finance Indonesia Phase II (2021-2025) — Target sustainable financing mencapai 25% dari total outstanding financing.
  • UU No. 7 Tahun 2021 tentang Harmonisasi Peraturan Perpajakan — Insentif pajak untuk investasi berkelanjutan dan renewable energy.
  • Peraturan Presiden tentang Pengendalian Emisi GRK — Target net zero emissions 2060 dengan roadmap sektor energi, industri, dan transportasi.

Cakupan Layanan Advisory

Keuntungan Menggunakan Layanan Ini

Bangun ESG strategy yang selaras dengan target bisnis

Penuhi kewajiban pelaporan OJK dan regulasi keberlanjutan

Akses green financing dan investor ESG-focused

Kurangi biaya operasional melalui efisiensi sumber daya

Tingkatkan reputasi brand dan daya tarik talenta

Dapatkan third-party assurance untuk credibility laporan

  • ESG Strategy & Framework Development — Pembangunan ESG strategy yang selaras dengan visi bisnis, identifikasi materiality topics, dan pembentukan governance structure.
  • Sustainability Reporting (GRI, SASB, TCFD) — Penyusunan sustainability report sesuai GRI Standards, SASB, dan TCFD recommendation untuk pelaporan yang komprehensif dan comparable.
  • Carbon Footprint Assessment — Pengukuran Scope 1, 2, dan 3 emissions, baseline setting, dan science-based targets untuk dekarbonisasi.
  • Circular Economy Consulting — Transformasi model bisnis linear menjadi circular dengan waste minimization, resource recovery, dan product lifecycle design.
  • ESG Risk Assessment & Mitigation — Identifikasi risiko ESG yang dapat memengaruhi operasional, finansial, dan reputasi perusahaan Anda.
  • Stakeholder Engagement Planning — Strategi engagement dengan investor, komunitas, karyawan, regulator, dan supply chain untuk membangun trust dan collaboration.

ESG Maturity Assessment

Sebelum merancang roadmap, kami melakukan ESG maturity assessment untuk memahami posisi Anda saat ini. Assessment ini mencakup governance, policy, data collection, reporting, dan stakeholder perception untuk memberikan baseline yang akurat dan objective.

  • Level 1: Foundation — Kebijakan dasar ESG ada tetapi belum terintegrasi dalam operasional.
  • Level 2: Developing — Program ESG telah diidentifikasi tetapi implementasi masih parsial.
  • Level 3: Managed — ESG terintegrasi dalam proses kunci dengan monitoring dan reporting rutin.
  • Level 4: Advanced — ESG menjadi competitive advantage dengan innovation, stakeholder engagement, dan third-party assurance.
  • Level 5: Leading — Perusahaan menjadi industry leader dalam ESG dengan influence terhadap supply chain dan industri.

“ESG advisory dari INSIGMA membantu kami memahami bahwa ESG bukan beban tambahan, melainkan lensa baru untuk melihat efisiensi dan inovasi. Program circular economy yang mereka rancang mengurangi waste cost kami sebesar 30% sambil memperkuat positioning kami sebagai brand berkelanjutan.”

Roadmap Implementasi ESG 12 Bulan

Setiap perusahaan memiliki starting point dan target yang berbeda. Roadmap berikut adalah contoh typical untuk perusahaan dengan ESG maturity level 2 yang ingin mencapai level 4 dalam 12 bulan.

  • Bulan 1-2: ESG maturity assessment, materiality analysis, dan pembentukan Sustainability Committee dengan charter yang jelas.
  • Bulan 3-4: Governance framework development, policy drafting, dan stakeholder engagement baseline.
  • Bulan 5-7: Data collection system design, baseline setting untuk emisi, energi, air, waste, dan social metrics.
  • Bulan 8-9: Science-based targets setting, policy implementation, dan pilot program untuk area prioritas.
  • Bulan 10-11: First draft sustainability report dengan GRI alignment dan third-party assurance preparation.
  • Bulan 12: Publication, stakeholder communication, dan review untuk continuous improvement cycle berikutnya.